
Cerita seorang gadis buta, apakah harus selalu cerita cengeng yang bikin termehek-mehek? "Kurai Tokoro de Machiawase" adalah sebuah film drama yang cukup menarik.
Diceritakan, Michiru Honma (diperankan oleh Rena Tanaka) adalah seorang gadis buta yang hidup berdua dengan ayah yang sangat menyayanginya (diperankan oleh Ittoku Kishibe). Cukup mengharukan nasib Michiru, dia menderita kebutaan ketika mengalami kecelakaan di masa kecilnya, selain itu sang ibu pergi meninggalkannya. Untung saja sang ayah sangat menyayangi Michiru. Hingga tiba saat yang menambah haru nasib Michiru, sang ayah meninggal, entah kenapa meninggal, tidak diceritakan kenapa sang ayah meninggal. Ketika hari penguburan sang ayah, sang ibu hanya melihatnya dari kejauhan, pas sekali menambah keharuan nasib Michiru, ditambah lagi, saudara-saudara Michiru sedikit enggan menampung Michiru dengan berbagai alasan mereka. Sampai disini apakah anda akan mengira cerita film ini akan menjadi cerita sedih dan pilu ala film "Ratapan Anak Tiri" ataupun cerita menderita ala sinetron Indonesia? SALAH BESAR kalau anda akan mengira jalan ceritanya seperti itu. Sayapun sempat menyangka akan seperti itu. Salah besar sekali ternyata... Inilah yang saya suka dari film film Jepang, ceritanya selalu beda dan mengejutkan.
Setelah segala pengantar cerita yang menjebak kita untuk menyangka akan menjadi cerita sedih itu, jalan cerita akan semakin menarik dan penuh kejutan!
Setelah "penolakan" halus dari para saudara untuk merawatnya yang kini hidup sebatang kara semenjak meninggal ayahnya itu, Michiru memberikan pernyataan yang mengejutkan, dengan tegar dia mengatakan bahwa dia akan hidup seorang diri di rumah itu secara dia sudah merasa dewasa. Suatu jawaban yang cukup "menampar" para saudaranya itu. Hehehehe...
Ceritapun bergulir mengisahkan kehidupan seorang diri Michiru dirumah itu. Hingga muncul kejadian yang akan mengubah jalan cerita yang rawan "nangis bombay" ini menjadi sebuah cerita yang sangat menarik.
Dikisahkan suatu saat Michiru mendapati bel rumahnya berbunyi, tampak sosok seorang pria muda, namun karena Michiru adalah seorang gadis buta, Michiru tidak bisa melihatnya. Keadaan ini memang rupanya dimanfaatkan oleh pria itu dengan tujuan menyelinap masuk ke dalam rumah Michiru. Benar saja ketika Michiru membuka pintu depan rumahnya, sang pria perlahan menyelinap masuk secara diam diam tanpa sepengetahuan Michiru secara Michiru memang buta. Sang pria pun tinggal di dalam rumah Michiru tanpa sepenglihatan Michiru, dia memilih tempat di sudut kamar dekat jendela yang menghadap ke arah peron kereta.
Tak lama setelah itu, polisi menghampiri rumah Michiru, menanyakan akan Michiru melihat orang yang mencurigakan, sebab beberapa saat sebelumnya telah terjadi kecelakaan di jalur kereta api yang diduga bahwa itu bukan kecelakaan namun merupakan kasus pembunuhan.
Adegan pun berganti menceritakan sang pria muda itu, ternyata pria muda itu bernama Akihiro Oishi (diperankan aktor pendatang baru Taiwan, Wilson Chen), seorang imigran asal China yang juga keturunan Jepang. Diceritakan bahwa Oishi adalah sosok pemuda yang pendiam, misterius dan enggan bergaul dengan rekan kerjanya, namun dia adalah pekerja yang sangat tekun dan giat. Oishi bekerja pada sebuah perusahaan percetakan. Sifatnya yang dingin itu membuat teman temannya membencinya dan mempermainkannya. Terutama Toshio Matsunaga yang sangat membenci Oishi dan cenderung rasial terhadapnya. Bagi Toshio orang China di Jepang hanyalah pekerja yang miskin. Yup rupanya ada juga kasus racial di Jepang ya..heheheh.
Oishi pun sering dibuat jengkel oleh teman temannya, namun dia berusaha untuk sabar, hingga kekesalan Oishi mencapai puncaknya ketika Oishi dituduh telah melalaikan tugas percetakannya, secara dia telah menyelasaikan tugasnya dengan benar.
Hingga tiba muncul keinginan Oishi untuk membunuh Toshio. Dia tahu benar kebiasaan Toshio yang selalu menunggu kereta untuk berangkat kerja. Muncul keinginan Oishi untuk menghabisi nyawa Toshio dengan mendorong Toshio ke arah kereta yang akan lewat. Dan terjadilah kecelakaan kereta yang mengakibatkan tewasnya Toshio dengan tragis. Saksi mata melihat Oishi yang berada di dekat Toshio kala itu. Hingga Oishi pun dicurigai pelakunya. Oishi pun lari dari kejaran petugas dan menuju ke rumah Michiru.
Dan cerita pun bergulir tentang kehidupan Michiru dan Oishi dalam rumah itu.
Ceritapun berjalan menjadi cerita yang sangat menarik. Seperti biasa saya tidak akan menceritakan secara detail, secara cerita awal film ini yang bergenre drama menjadi cerita film misteri pembunuhan! Jadi nggak seru kalau saya ceritakan detail apalagi endingnya. Hahahahaha
Apa maksud Oishi masuk dan tinggal di rumah Michiru, kemudian apa maksud Oishi memilih selalu duduk di jendela yang menghadap peron stasiun kereta? Dan apakah benar Oishi pembunuh Toshio, secara saksi mata hanya melihat Oishi seorang di dekat Toshio? Kemudian bagaimana nasib Michiru dimana tanpa sepenglihatan Michiru telah menyelinap masuk seorang pembunuh.... Apa yang terjadi pada Michiru?
Jawaban akan anda temui dengan menyaksikan filmnya. Sekali lagi ini adalah sebuah film yang cukup menarik dan ceritanya akan tidak dapat disangka-sangka. Dan tanpa ragu lagi saya memberikan bintang penuh untuk penilaian film ini. hehehehehe
Rena Tanaka adalah aktris muda yang cukup berbakat di Jepang, kali ini dia beradu akting dengan aktor muda pendatang baru dari Taiwan Wilson Chen. Suatu kolaborasi yang cukup bagus. Dan jalan ceritanyapun cukup menarik, bisa anda bayangkan, seorang gadis buta yang tanpa sepengetahuannya, dalam rumah sang gadis ada seorang pria yang menyelinap masuk secara diam diam dan tinggal bersamanya. Cukup menarik bukan?
Cerita film ini diadaptasi dari novel yang berjudul sama, "Kurai Tokoro de Machiawase" (Menunggu dalam tempat gelap), buah karya Otsuichi.
Bagi anda fans dari si imut cantik Rena Tanaka, wajib nonton nih film, bagi yang bukan fans Rena Tanaka, setidaknya anda menyaksikan sebuah cerita yang cukup menarik dan tidak membosankan, terpaku pada kursi anda untuk mengetahui jawaban atas segala misteri yang ada... Istilah jepangnya "Me no ue no kobu" alias "mengikat mata=terus mengikuti"...It's worth to see geto lhooooo... what you see is what you get....hahahahahahah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar